Minggu, 17 Maret 2013

Malam Kesedihan

Edit Posted by with No comments


Sendiri, dudukku termenung
Menahan air mata yang sudah tak terbendung
Lagu terus berputar dikepala ku
Layaknya harmoni senja itu
Kenangan terus terekam jelas dalam pikirku
Tanpa jeda titik diantara waktu
Kau selalu datang dalam impian-impian kecilku
Meskiku tahu itu tabu
Hari-hari ku lalui
Berjalan denganmu tanpa alasan pasti
Meski menahan sakitnya hati
Ku lalui asal kau disini
Ah, cinta datang lagi
Sudah cukup pahitnya yang selalu diterima hati
Sakitnya terlukai
Obat tak mampu lagi ku beli
Tuhan, haruskah ku jatuh kembali?
Tidak, itu perih
Sakitnya hati tak dipungkiri

0 komentar:

Posting Komentar