Minggu, 29 September 2013

Mengatas namakan “Takut menyakiti” dalam mengakhiri sebuah hubungan

Edit Posted by with No comments


“Kita putus ya?” muka rada-rada sedih
“Kenapa?” muka tambah sedih
“Aku takut kamu tersakiti”
#tsahh bahasanya takut tersakiti xD
          Gak sedikit yang menjadikan hal tersebut sebuah alasan dalam mengakhiri sebuah hubungan. Ya gue juga pernah sih kaya gitu. Dan sempet nyesel, oke ini sekilas TJUHRAT!
          Tapi ada sebuah dialog dari film favorit gue yang bikin gue sadar.
“Saat orang yang kamu cintai akan mati karena ia bersamamu, apa yang akan kamu lakukan”
“Aku akan meninggalkannya, dan membiarkan ia hidup tanpaku”
“Ya..”
“Apa yang paling kamu takuti saat ini?”
“Aku takut orang yang aku cintai terluka karena aku”
“Lalu, bagaimana dengan dia?”
          Saat sepasang kekasih benar-benar saling menyayangi, hal yang paling iya takuti adalah pasangannya itu. Kenapa? Karena...
·         Ia takut akan semakin mengenalnya.
·         Ia takut akan semakin mencintainya.
·         Dan ia akan semakin takut kehilangannya.
Kita mengatakan alasan “Takut menyakiti”, tapi apa benar itu sebuah keputusan yang tepat? Dengan alasan seperti itu akan membuat pasangan kita semakin terluka dan tersakiti.
          Kita mengatakan “Aku takut orang yang aku cintai terluka karena aku” tapi bagaimana dengan dia? Hal yang paling dia takuti adalah “Kehilangan kamu”. Lalu kamu akan mengakhirinya begitu saja?

0 komentar:

Posting Komentar