“Kita putus ya?” muka rada-rada
sedih
“Kenapa?” muka tambah sedih
“Aku takut kamu tersakiti”
Gak
sedikit yang menjadikan hal tersebut sebuah alasan dalam mengakhiri sebuah
hubungan. Ya gue juga pernah sih kaya gitu. Dan sempet nyesel, oke ini sekilas
TJUHRAT!
Tapi
ada sebuah dialog dari film favorit gue yang bikin gue sadar.
“Saat orang yang kamu cintai akan
mati karena ia bersamamu, apa yang akan kamu lakukan”
“Aku akan meninggalkannya, dan
membiarkan ia hidup tanpaku”
“Ya..”
“Apa yang paling kamu takuti saat
ini?”
“Aku takut orang yang aku cintai
terluka karena aku”
“Lalu, bagaimana dengan dia?”
Saat
sepasang kekasih benar-benar saling menyayangi, hal yang paling iya takuti
adalah pasangannya itu. Kenapa? Karena...
·
Ia takut akan semakin mengenalnya.
·
Ia takut akan semakin mencintainya.
·
Dan ia akan semakin takut kehilangannya.
Kita mengatakan alasan “Takut
menyakiti”, tapi apa benar itu sebuah keputusan yang tepat? Dengan alasan
seperti itu akan membuat pasangan kita semakin terluka dan tersakiti.
Kita
mengatakan “Aku takut orang yang aku cintai terluka karena aku” tapi bagaimana
dengan dia? Hal yang paling dia takuti adalah “Kehilangan kamu”. Lalu kamu akan
mengakhirinya begitu saja?
0 komentar:
Posting Komentar