Indahnya sketsa cinta saat kita bersama
Manis rasanya saat terasa
Dingin terasa saat tiada
Kerinduan tawa terjalin usai sudah
Biarkan ia
berlalu terbawa angin semilir tajam
Biarkan hujan
hapus semua tawa kita
Biarkan awan
hitam datang menerpa
Dan biarkan
jarak membawa sesat
Memang
tak indah saat tak berdua
Memang
tak senang jika sendiri ku berjalan
Memang
sulit untuk terbuka
Saat
dirimu terombang-ambing asa
Dalam goretan kertas putih, cinta kutulis
Dalam emas mulia, ku pahat kasih ini
Dalam semilir tiupan angin, kuhembuskan bulir-bulir kerinduan
hati
Dalam gemericik hujan, ku berbisik “Jaga dia hingga usai
penantian ini”
Salahku,
mencintamu dengan pulpen
Salahku,
memahat kasih pada emas mulia
Salahku, tak
bisa berjumpa
Juga salahku
tak bisa melihat raut tatap mata
Saat kucoba hapus segala rasa dengan Tip-ex, walau hilang tapi
tetap ada bayangnya
Saat kucoba hancurkan pahatan-pahatan, Ah itu terlalu berharga
untuk hilang
Harusnya kutulis tentangmu dengan pensil, agar suatu saat
nanti kau bisa pergi tanpa melukai
Harusnya kupahat namamu di kayu pohon, agar kelak kau akan
lapuk dan tak kembali
Semua sudah usai.....
Melepasmu dengan bayangan di
hadapanku
Berat melepas, karena terlalu
berartinya kamu untukku
Lelah hati merindu tanpa balasan
yang tentu
Tersesat mata mencari-cari dirimu
di hati yang redup
Mungkin, kita bertemu kembali... Meskipun aku hanya menjadi
debu yang terhembus namun selalu kupastikan masih ada rinduku selalu mengalir
untukmu....
Created By : N.A Putr
Galau mulu nih postingannya :D
BalasHapusMungkin saya tipe melankolis wkwkw
BalasHapus