Senin, 18 Agustus 2014

Aku Selalu Mencoba Meyakininya, Karena Aku Percaya Takdir (Qada dan Qadar) Allah SWT

Edit Posted by with 1 comment
Apa itu menunggu? 
Bagaimana rasanya menunggu? dan apa yang aku tunggu?
Aku tak tahu pasti arti dari sebuah kata menunggu, hanya saja menunggu itu menyakitkan.
Bukan menyakitkan seperti apa itu patah hati tapi menyakitkan jiwa dan pikiran.
Otak terus ku paksa berfikir dan berputar, hingga mungkin ku tak kenal lelahnya pikir lagi
Hati terus ku buat tegar, hingga mungkin dingin dan membeku hingga tak kenal air mata lagi 
Mengeluh? apa yang bisa ku keluhkan? tak ada..
Mengeluh mengapa semua ini terasa sulit?
Mengeluh mengapa ini terjadi?
dan menyesali apa yang aku pilih?
Tidak... Aku tidak pernah belajar untuk menyesali apa yang aku pilih
Aku tidak belajar mengeluh dengan apa yang terjadi, mungkin dan terus berharap
Aku pernah melihat sebuah postingan seorang motivator di sosial media
Dia mengatakan
"Jika kau gagal 1x maka itu adalah sebuah awal tapi jika kau gagal 2x itu adalah takdir"
Apakah ini semua takdirku?
Aku mulai mempercayai hal itu.. karena aku yakin kepada jalan-Nya Allah SWT
Hanya saja, tak bisakah? Tolong jangan mereka, khawatir dan menangis lagi karena aku yakin akan-Mu 

1 komentar: